PKKMB 2021

PKKMB Universitas Lampung 2025 – Day 1

📚 PKKMB Universitas Lampung 2025 – Day 1

Tema: Mahasiswa tangguh, inklusif, dan berdampak pada Indonesia Emas 2025

Profil Singkat Universitas Lampung (Unila)

Universitas Lampung (Unila) resmi berdiri pada tahun 1965 dan menjadi salah satu perguruan tinggi negeri unggulan di Indonesia. Fakultas pertama yang dibentuk adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sejak itu, Unila terus bertumbuh dan menjadi pusat pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat yang berdaya saing nasional maupun internasional.

Profil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Menteri saat ini adalah Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Beliau menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi dan inovasi demi kemajuan bangsa.

Materi 1: Pengembangan Karakter Mahasiswa

Penyaji: AKBP Vicky Dzulkarnaim, M.M.

Dalam pembahasan ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya membentuk karakter yang dapat dipercaya. Vicky memperkenalkan Rumus SIKOKOKO yang terdiri dari:

  • Silaturahmi
  • Komunikasi
  • Kolaborasi
  • Komunikatif & Konfirmasi
  • Konsultasi

Selain itu, mahasiswa juga harus siap menghadapi berbagai tantangan dengan AGHTR yang berarti: Ancaman, Gangguan, Hambatan, Tantangan, dan Rintangan.

Konsep Society 5.0

Society 5.0 adalah gagasan masyarakat yang menempatkan manusia sebagai pusat, namun tetap didukung teknologi canggih. Konsep ini lahir dari pemanfaatan inovasi Revolusi Industri 4.0 untuk meningkatkan kualitas hidup dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

  • Pendidikan di era 5.0 menekankan karakter, moral, dan keteladanan.
  • Ilmu dapat didukung teknologi, namun soft skill & hard skill manusia tetap tak tergantikan.
  • Tantangan menuju Indonesia Emas 2045: kesenjangan ekonomi, ketimpangan pendidikan, dan meningkatnya intoleransi.

Kejahatan Potensial di Masa Depan

Beberapa jenis kejahatan yang berpotensi muncul di masa mendatang, antara lain:

  1. Kejahatan Kesehatan
  2. Kejahatan Komputer
  3. Kejahatan Hiburan
  4. Kejahatan Budaya
  5. Kejahatan Kota
  6. Kejahatan Lingkungan & Perubahan Iklim
  7. Kejahatan Pendidikan
  8. Kejahatan Energi
  9. Kejahatan Makanan
  10. Kejahatan Robot
  11. Kejahatan Ketenagakerjaan

Mahasiswa sebagai Generasi Penerus

Mahasiswa diharapkan:

  • Berkontribusi untuk masyarakat
  • Disiplin, taat hukum, jujur, dan bertanggung jawab
  • Menghormati hak orang lain & menjunjung etika
  • Bekerja keras, tepat waktu, serta tidak menyalahkan orang lain
  • Menjalani hidup sesuai aturan dengan integritas

Kamtibnas atau keamanan dan ketertiban masyarakat juga disorot sebagai prasyarat pembangunan nasional yang stabil.

Materi 2: Perguruan Tinggi di Era Digital & Revolusi Industri

Penyaji: Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. (Wakil Rektor I Bidang Akademik)

Beliau menekankan peran Unila dalam menghadapi era digital dengan beberapa milestone penting:

  1. 2022–2025: Research-based learning untuk daya saing regional & internasional
  2. 2026–2030: Penguatan penelitian berbasis inovasi
  3. 2031–2035: Menuju research & entrepreneurial university
  4. 2036–2040: Penguatan entrepreneurial university
  5. 2042–2045: Steady phase as entrepreneurial university

Akreditasi Internasional

Beberapa program studi Unila telah memperoleh akreditasi internasional:

  • ASIIN (Germany): Biologi, Agribisnis, Agroteknologi, Ilmu Komputer, Kedokteran, dsb.
  • FIBAA (Germany): Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, Ekonomi, Administrasi Publik, Komunikasi, dll.
  • RSC: 1 program studi kimia.

Strategi Rektor 2023–2027

Strategi rektor dirangkum dalam konsep B.E.S.T.R.O.N.G (Business, Empowerment, Service, Teaching, Research, Organization, Network, Good Governance).

Materi 3: Transformasi Bandar Lampung Menuju Kota Metropolitan

Penyaji: Walikota Hj. Eva Dwiana & Paryanto, S.IP

Materi ini menyoroti pentingnya konsensus dasar berbangsa, meliputi:

  • UUD 1945
  • Pancasila
  • Bhinneka Tunggal Ika
  • NKRI

Materi 4: Kehidupan Berbangsa, Jati Diri, & Bela Negara

Penyaji: Brigjen TNI Haryantana, S.H. (Danrem 043/Gatam)

Beliau mengingatkan bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi berpotensi menimbulkan persoalan sosial yang mengganggu stabilitas wilayah.

Kebijakan pemerintah diarahkan pada peningkatan pertumbuhan hingga 8%, penghapusan kemiskinan, serta fokus pada investasi, ekspor, dan pengembangan sektor strategis seperti pertanian, manufaktur, serta teknologi berbasis kedaulatan pangan & energi.

Krisis Jati Diri Bangsa

  • Menurunnya rasa cinta tanah air
  • Berkurangnya jiwa rela berkorban
  • Melemahnya semangat pantang menyerah
  • Turunnya pemahaman terhadap Pancasila
  • Hilangnya kemampuan bela negara

Solusi Mahasiswa

Mahasiswa harus:

  • Punya karakter kuat & tujuan hidup jelas
  • Bekerja keras demi masa depan
  • Menggali potensi diri & berani berkompetisi sehat
  • Taat aturan dan mencintai bangsa
  • Berjiwa kerja sama & menghargai perbedaan
  • Tenang dalam segala kondisi
  • Memiliki empati serta perspektif luas
  • Senantiasa up-to-date dengan perkembangan zaman

✨ PKKMB Day 1 - Universitas Lampung 2025 ✨

0 Komentar